Dia...
Insan pertama yang bertakhta
Dia...
Insan yang ku cinta
Dia...
Pernah membuatku bahagia
Dia yang mengajarku erti rindu...
Dia...
Yang dulu pernah ku sanjungi
pergi sehingga kini tak berganti
hilang dari pandangan hidup ini
cinta yang luka pedih tak terperi...
Tiada ku duga
permulaan yang jernih
menjadi keruh dengan tiba-tiba
Bisa rintangan antara ku dan dia
cinta terhalang oleh orang tua...
Kini...
Terkilan sungguh rasa hati
Dia tak pernah lagi ku temui
Dia ku abadikan dalam jiwa
Terima kasih atas segalanya...
Tiada ku duga
permulaan yang jernih
menjadi keruh dengan tiba-tiba
Bisa rintangan antara ku dan dia
cinta terhalang oleh orang tua...
Kini...
Terkilan sungguh rasa hati
dia tak pernah lagi ku temui
dia ku abadikan dalam jiwa
Terima kasih atas segalanya...



No comments:
Post a Comment